Kejujuran menjadi penting ketika hati nurani berbicara. Namun semua hanya sebuah
sandiwara dan dituntut untuk berlaku seperti itu dalam kondisi terdesak ingin mendapat prioritas. Hal itu bisa dimaklumi.
Dikantor ada koperasi karyawan yang sangat berguna bagi karyawan. Tentu saja karyawan yang bekerja di perusahaan tempat bekerja itu. Iya lah. Karywan/ti bisa meminjam dengan bunga yang sangat rendah. cuma 0,5% per bulan ya dibanding narik dari kartu kredit mending dari koperasi. Namun sayang, semua tergantung dari prioritas. Bukan secara antrian, siapa yang masuk lebih dulu form peminjaman dia yang dapat. Tetapi dari sisi prioritas kebutuhan dana. Ini hanya sebuah akal-akalan aja. Karena begitu banyak hal yang seolah-2 urgent padahal semua tidak sesuai dengan fakta yang ada. Namu hal ini menjadi biasa dilakukan sehingga menjadi wajar saja. Entahlah, sistem HRD yang buruk atau malas dalam menyikapinya. Konflik2 intern karena merasa haknya yang lebih besar menjadi sebuah polemik yg berkepanjangan. Rasa iri menjadi hal yang seolah2 tumbuh subur karena kesalahan sistem prosedur tersebut. Prioritas yang mana yang mau didahulukan bisa saja hanyalah akal-2an segelintir oknum yang hanya ingin menikmati bunga rendah. Perlu dilakukan kajian dan perubahan kebijakan yang mendukung, menjujung kejujuran dalam berorganisasi dan bersosialisasi. Semoga!
No comments:
Post a Comment